Galau ? Emosi labil ?
Hal biasa yang seringkali dialami oleh kalangan remaja yang sedang mengalami masa transisi pendewasaan,dan sebenarnya hal ini merupakan salah satu hal pahit yang pasti dialami ketika melewati masa transisi tersebut,namun bisa jadi tidak sehat ketika hal-hal tersebut dibiarkan merusak keseimbangan batiniyah,karena saya pun pernah "jatuh" dalam kegalauan-kegalauan masalah remaja,namun justru malah membuat saya semakin terlunglai setiap harinya.
Nah,disini saya mau sharing tentang obat paling manjur dalam mengatasi hal-hal seperti itu,yakni menulis (secara positif).
Yaah,mungkin beberapa dari kalian menganggap remeh hal ini,tapi menulis benar-benar penyembuh hati yang sedang terombang-ambing,dan ini sudah saya jadikan solusi ampuh ketika beban terasa semakin berat.
karena ketika menulis kalian bisa dengan leluasanya menuangkan isi hati kalian dan membuang ampas-ampas negatif hati ketika menulis,dan saya sendiripun lebih suka menulis hal-hal yang tersirat dibandingkan frontal dan biasanya keluhan hati itu saya ubah menjadi kata positif,,coba aja bandingkan antara "Merasa dikucilkan" dengan "Perhatian bukanlah suatu hal yang harus dituntut,karena setiap orang berhak untuk mendapatkannya" .Dan memang benar bahwa khusnuzan merupakan suatu hal yang bisa menjauhi kita dari lumbung dosa,karena ber-positive thingking itu selain bisa menjauhkan kita dari permusuhan tapi bisa juga mengobati keluh kesah hati kita sendiri
Disini saya sengaja sharing (maaf sedikit sok "menggurui") tentang bagaimana menulis positif karena klo diperhatikan banyak sekali remaja yang masih sering mengeluhkan masalah personalnya di situs-situs sosial,dan klo boleh jujur,itu terlihat seperti "spam".
Dan alangkah indanhnya klo semua pengguna social network seperti facebook,twitter,etc bisa mengubah paradigma negatif seperti nonsense galau menjadi kata-kata yang lebih "positif",ya minimal untuk diri sendiri lah.
Karena situs sosial bisa diibaratkan sebagai oase bagi orang-orang yang letih mengemban beban hidup dan ingin mengistirahatkan batinnya,sangat disayangkan kalau oase itu bukannya dipompa dengan motivasi atau kata-kata positif tapi ditumpuk dengan kegalauan-kegalauan yang justru memperparah kehitaman hati.
Okay,hanya sharing singkat dan mudah-mudahan teman-teman yang sedang galau bisa mencoba untuk menulis secara postif
Walaupun memulainya berat,tapi benar-benar manjur loh ! :)
0 comments:
Post a Comment